My “Gokil-est” Customer

Bekerja sebagai bagian dari divisi sales dan marketing ngebikin gue ngerasain banyak hal-hal baru.

Mulai dari diomelin customer, dikejar-kejar customer, diuber-uber orang produksi, sampe mau dibawain pentungan sama akunting gara-gara telat bikin invoice.

Menjadi bagian dari divisi ini  juga bisa ngebikin pola pikir berubah (tambah lagi ada si Ijah di divisi ini :p). Tiap anggota sales, baik yang udah uzur sampe ke balita punya moto utama, yaitu:

“Dengan pengeluaran sesedikit mungkin harus bisa mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya”

—>  intinya “Medit”

Selain pola pikir yang mulai amburadul, keuntungan laen bekerja di divisi tercinta ini adalah gue bisa ketemu banyak orang beraneka rupa dengan bermacam bau.

Nggak cuma ketemu dengan customer lokal, tapi gue juga sering ketemu customer import yang pasti para Jejepunan.

Salah satu customer import ada yang cuma gue kenal lewat ttd doi di PO yang selalu dikirimin mepet banget, paling banter dua hari sebelum tanggal pengiriman.

Saking seringnya mepet waktu, gue jadi rajin nanyain ke staf lokalnya, ini produk mau dikirim pake packing apa nggak.

Gue  :  Siang mba, bisa bicara dengan Ibu A?

Staf Lokal :  Ibu A sudah pulang.. Ada yang bisa saya bantu?

Gue : Begini, mba.. Saya baru aja saya terima PO dari PT. Moto-moto, kalau saya mau tanya tentang packingnya bisa?

Staf Lokal  :  Waduh, saya gak tau tentang masalah packing, mba..

Gue :  Kalau begitu saya bisa tanya ke siapa ya selain Ibu A?

Staf  Lokal :  Sebentar saya sambungkan ya..

Hampir semenit gue dihibur sama nada sambut dangdutnya customer gue (lebay :p)

Lanjuttt…

Customer Import : Moshi moshi..

Gue : (Sial, disambungin ke JepunnyaHai, moshi moshi.. PT. Haha Hihi no Tika to moushimasu.

 Customer Import : A, Tika san, nanka arimasuka?

 Gue : Ano.. PT. Moto Moto no atarashii PO ga arimasu ga, shukka wa ashita desune..

Customer Import : Sou..

 Gue : Eee.. (gelagepan) eee… no packing ii desuka?

 Customer Import :  Ooo.. No packing?

 Gue : Hai, no packing. Ii desuka?

 Customer Import : Nggak pake baju nggak apa-apa..

 Gue : (Buset dah, ini Jepun biasa nongkrong di blok m kali, bahasa Indonesia lancar bener)..

 

Akhirnya gue dengan ketawa-ketawa nggak jelas, langsung melanjutkan percakapan pake bahasa Indonesia..

Dan beberapa hari kemudian datang lagi PO dari customer gue itu, dengan tambahan di PO-nya :

“1 Mother Coil tidak pakai baju”

—>  Selama seminggu kata-kata ini jadi jargon di kantor gue…

 

 

Categories: gila-gilaan di kantor | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: