Backpackeran ke Bangkok – Part 2 (Makanan)

Sebagai seorang muslim, jalan-jalan ke luar negeri ini adalah tantangan tersendiri. Karena nggak di semua negara bisa dengan gampangnya nemu makanan yang halal.

Selama di Bangkok gue udah nyobain beraneka rupa makanan  dan tentunya yang halal. Tapi meskipun halal, ternyata nggak semua rasanya enak dan cocok di lidah gue.

1. Tom Yam 

Pertama kali nyampe di Bangkok gue langsung nyobain Tom Yam, di Indonesia juga ada sih. Tapi Tom Yam di sini beda, karena menurut gue ada wangi yang nusuk banget waktu makan. Dari hasil pengamatan gue (gaya) ada semacam daun (kemangi kalo di Indonesia) yang ngebikin ntu Tom Yam wangi nyengat sangaaaat.

Jadi kesimpulan gue, Tom Yam di Indonesia lebih enak dari pada di negara asalnya hahahha

Buat yang mau nyobain Tom Yam dan halal bisa makan di Yana Restaurant di lantai 6 mol MBK atau di Sophie Restaurant yang adanya di jalan Rama.

2. Lumpia ala Thailand

Nggak sengaja gue nemuin tukang jualan lumpia di pasar kaget deket hostel. Lumpia ini bisa kita pilih sendiri isinya, mulai dari tuna, crab, ikan yang gue nggak tau namanya sampe pork. Gawatnya penjual lumpia ini nggak bisa bahasa Inggris, untung aja ada ibu baik hati yang juga pembeli ngejelasin ke gue macem-macem isinya.

Dengan harga 30Bath gue bisa dapet 2 gulung lumpia isi tuna dan isi ikan entah apa. Di makan dengan cara di celup ke kecap cair yang pedeeees banget. Di lumpia ini juga ada daun yang wanginya menyengat kayak di Tom Yam.

Parahnya gue dan travel mate gue makan lumpia ini sebagai sarapan dan alhasil seharian kita berdua sibuk mondar mandir nyari toilet😦

Lumpia ala Thailand

Lumpia ala Thailand

3. Pisang Goreng Wijen ala Thailand

Lagi-lagi karena susahnya nyari sarapan yang halal gue mutusin buat sarapan pake pisang goreng ala Thailand. Pisang goreng ini beda sama yang di jual di Indonesia, karena pisang mentahnya diiris tipis-tipis terus dibalut tepung campur wijen dan digoreng.

Harganya murah meriah cuma 20Bath per porsi. Penjual pisang goreng ini bisa ditemuin di mana-mana di sekeliling Bangkok.

Pisang Goreng Wijen ala Thailand

Pisang Goreng Wijen ala Thailand

4. Pad Thai

Makanan yang satu ini wajib dicoba kalau jalan-jalan ke Bangkok. Penjualnya bisa ditemuin di mana-mana. Gue nyobain Pad Thai dari 2 macam penjual, yang pertama gue nyobain di Khaosan Road (kawasannya backpacker dari berbagai negara) dan di pasar dekat tempat penyebrangan perahu ke Wat Arun. Rasanya udah pasti beda.

Pad Thai ini sebenernya sama aja kayak mie / bihun / kwetiauw goreng di Indonesia. Dicampur seafood atau ayam dan ditambah sayuran. Bedanya kita boleh milih untuk campur semua jenis mie itu.

Tapii kalau beli Pad Thai di kawasan Khaosan Road, kita mesti pinter-pinter milih karena nggak ada yang nyantumin tulisan halal dan menu campurannya ditulis pake huruf Thailand yang jelas banget gue nggak bisa baca. Jadi cuma bisa bilang seafood atau chicken aja ke penjualnya.

Lain cerita sama Pad Thai yang gue makan di pasar, di sini bener-bener dicantumin tulisan halal. Dan rasanya juga kayak ada kacang yang dicacah gitu deehh…

Untuk harganya, yang di Khaosan Road gue lupa :p tapii yang di pasar harganya 60Bath.

Penampakan Chicken Pad Thai

Penampakan Chicken Pad Thai

Penjual Pad Thai di Khaosan Road

Penjual Pad Thai di Khaosan Road

5. Mango Sticky Rice dan Mango Puding Ice Cream

Kedua jenis makanan ini bisa ditemuin di Siam Square Soi 5 (Soi = Lot/blok menurut gue). Cara buat ke sana gampang banget, cukup naek BTS turun di stasiun BTS Siam(Silom) turun tangga dan jangan nyebrang ke arah mol Siam Paragon. Siam Square ini bentuknya ruko-ruko, jadi kalo nyoba nyari mol namanya Siam Square sampe botak nggak bakal nemu😀

Begitu udah turun tangga dari stasiun BTS Siam secara otomatis sudah sampe di Siam Square, tinggal cari Blok 5 jalan sedikit doang kok. Terus masuk ke dalam gangnya luruuuuuuuuusssss doang sampe nemu jalan raya diujung dan tengok kanan, nah persis di sebelah kanan ada resto namanya Mango Tango. Di sinilah makanan enak ini berada.

Mango sticky rice terdiri dari dua potong mangga segar yang manis di tambah ketan yang disiram santan gurih ditaburi apalah itu yang crispy. Rasanya mantaaaaaabbbbbb surantap. Kalau Mango Puding Ice Cream isinya 1 Potong mangga segar yang manis di tambah puding mangga yang dikasih cream plus es krim mangga yang asem. Rasanya kalah sama mango sticky rice sih..

Soal harga, dua jenis makanan ini sama-sama seharga 125Bath. Terjangkau laaaaahh….

Satu yang perlu diinget kalo makan di resto ini, yaitu nggak bisa kongkow duduk lama-lama. Karena begitu makanan habis, si penjual akan langsung berdiri di sebelah kita maksudnya supaya kita cepet berdiri dan keluar resto. Resto ini kecil tapiii yang ngantri mau makan sejibun looh..

Resto Mango Tango

Resto Mango Tango

Mango Sticky Rice yang rasanya juaraaaa

Mango Sticky Rice yang rasanya juaraaaa

Mango Puding with Ice Cream

Mango Puding with Ice Cream

Categories: Traveling | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: